Knowledge, Faith, and Wisdom

Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Indonesia resmi mendapat izin operasional pada tanggal 18 Juni 2015, bertepatan dengan 1 Ramadlan 1436 Hijriyah. Sebelum mendapatkan izin, UNU Indonesia telah melalui proses persiapan selama 3 tahun hingga akhirnya pada Hari Kamis, 4 Juni 2015 Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Republik Indonesia melakukan visitasi ke kampus UNU Indonesia di Jalan Taman Amir Hamzah No. 5 Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.

Dalam visitasi yang dipimpin oleh Prof. Ir. Hermawan Kresno Dipojono, MSEE., Ph.D itu, Tim Visitasi melakukan peninjauan terhadap 3 hal: Kesiapan fasilitas belajar, Sistem administrasi dan keuangan, dan Kesiapan pengajar. Seluruh fasilitas belajar yang meliputi ruang kelas, ruang dosen, media belajar, perpustakaan, dan sarana penunjang seperti ruang Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) ditinjau. Sistem administrasi yang akan diterapkan dan kalkulasi keuangan dalam 5 tahun ke depan juga diperiksa. Calon dosen juga diperhatikan secara serius oleh Tim Visitasi. Setiap calon dosen yang namanya sudah diserahkan kepada tim diwawancarai satu per satu. Data akademik yang sudah masuk pun diverifikasi secara detail.

Sebagai hasil dari proses panjang persiapan, pada tanggal 18 Juni 2015 Kemenristekdiksi memutuskan UNU Indonesia telah siap beroperasi dengan diterbitkannya Surat Keputusan Izin Pendirian UNU Indonesia. Surat izin ini menjadi akhir dari proses persiapan dan menjadi awal ijtihad dari Badan Pelaksana Penyelenggara Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (BP3TNU), dosen, staf, dan seluruh pihak yang terlibat di dalam UNU Indonesia.

Pasca terbitnya surat izin, BP3TNU langsung melakukan rapat-rapat untuk mempersiapkan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB). Dalam proses ini, UNU Indonesia telah menerapkan management yang baik dan berkualitas, langkah kerja cepat dengan prinsip kebersamaan dalam tim, serta output yang terukur. Sistem ini diberlakukan dengan sungguh-sungguh karena kesadaran bahwa awal proses yang baik Insya Allah akan melahirkan hasil yang baik pula. (*)