Knowledge, Faith, and Wisdom
  • Program Studi : Agroindustri
  • Website : www.unusia.ac.id
  • Alamat : Jl. Taman Amir Hamzah No. 05 lt 2 Matraman Jakarta Pusat 10320 Telp/Fax: (021) 3906501
  • Email : hukum@unuindonesia.ac.id

Indonesia yang dibelah oleh garis khatulistiwa, telah dikaruniai Allah swt dengan sumber daya alam yang melimpah, yang siap dikelola oleh anak bangsa yang cerdas berhati mulia dengan optimal, efisien dan ramah lingkungan. Untuk mengelola potensi sumber daya alam ini diperlukan teknologi yang sepadan (appropriate technology) agar diperoleh produk layak pasar yang berkualitias tinggi, unggul dalam daya saing baik di tingkat nasional, regional maupun di pasar internasional dan memenuhi kebutuhan konsumen. Produk dengan karakteristik demikian ini hanya dapat diperoleh bilamana sistem industri yang diterapkan berjalan optimal sesuai dengan prinsip-prinsip operasional industri. Secara umum semua produk pertanian memiliki karakteristik yang mudah rusak (perishable) baik fisik maupun warna, memiliki resiko tinggi, dan sangat tergantung pada cuaca.

Dengan demikian untuk mengoptimalkan sistem industri berbasis pertanian (agroindustri)diperlukan sumber daya manusia yang memiliki kualifikasi pengetahuan, dan komitmen yang tinggi dalam mengoptimalkan Rahmat Allah berupa sumber daya alam. Kualifikasi pengetahuan dan komtmen ini merupakan modal dasar dalam mengembangkan industri pertanian yang berkelanjutan (sustainable agroindustrial system). Pada dasarnya Agroindustri merupakan sebuah sistem industri (industrial system) yang berbasis pada ketersediaan sesumber (resources) merupakan sebuah resource based industry, yang ketergantungan terhadap komponen impornya sangatlah kecil. Diharapkan dengan penerapan agroindustri secara professional yang ditangani oleh kaum intelektual muda yang berhati mulia maka ketahanan pangan nasional akan dapat terwujud dengan tepat dan waktu yang tidak terlalu lama. Disamping itu dengan agroindustri yang berkelanjutan juga dapat meningkatkan martabat dan harkat petani sebagai pelaku pertanian di lapangan.

Untuk itu semua, Universitas Nahdlatul Ulama siap memfasilitasi keinginan masyarakat dan juga sekaligus mendukung program pemerintah dalam penciptaan ketahanan pangan nasional, dengan membuka program studi (Prodi) Agroindustri. Program studi Agroindustri akan menyiapkan lulusannya sesuai dengan kebutuhan masyarakat industri secara umum serta berupaya menciptakan pekerjaan (wirausaha) sesuai dengan bidang studi yang ditekuni. Upaya ini dilakukan dengan menyusun kurikulum yang mengarah pada kompetensi lulusan yang handal, unggul dalam keilmuan dan dalam menangani industri berbasis pertanian.

Visi

"Menjadi pusat rujukan yang unggul dalam inovasi teknologi, dan manajemen agroindustri yang tangguh dan populis"

Misi

Menyelenggarakan pendidikan tinggi berkualitas dan menhasilkan lulusan cerdas berakhlak mulia yang memiliki kompetensi dan integritas tinggi dalam bidang inovasi teknologi dan manajemen agroindustri dengan membangun kerjasama dengan lembaga-lembaga dalam dan luar negeri.

Tujuan dan Sasaran

Program Studi Agroindustri memiliki tujuan:
  1. Menjadi pilihan pertama dan utama bagi para calon mahasiswa dan professional dalam menentukan sumber pengetahuan tentang agroindustri yang berkelas nasional maupun internasional.
  2. Menyiapkan pemimpin dan pelopor di bidang agroindustri yang mampu melakukan inovasi teknologi dan manajemen agroindustri.
  3. Menghasilkan lulusan di bidang agroindustri yang memiliki pemikiran dan wawasan terbuka, menyeluruh dan terpadu dan dapat diterima (acceptable) masyarakat industry.
  4. Menghasilkan lulusan yang siap membangun industry pertanian kerkelanjutan dan berwawasan lingkungan yang siap berperanserta dalam menciptakan ketahanan pangan nasional dan global.
  5. Menghasilkan lulusan yang cerdas berakhlak mulia di bidang industri pertanian yang memegang teguh nilai-nilai moral dan etika dalam berbisnis.

Sedangkan sasaran pendidikan pada Program Studi Agroindustri adalah etrbentuknya peningkatan kompetensi lulusan yang memiliki wawasan agro-technopreneurship.

Kompetensi

Pendidikan diarahkan untuk dapat menghasilkan lulusan yang memiliki kompetansi yang didasarkan pada potensi sumber daya yang ada dan berorientasi pada kepuasan pengguna dengan tetap mengedepankan keseimbangan lingkungan yang memiliki ekmampuan manajerial yang handal.

Secara rinci kompetensi yang akan dimiliki oleh lulusan Program Studi Agroindustri Universitas Nahdlatul Ulama adalah :

  1. Dapat mengembangkan kemampuan manajerial dalam bidang agroindustri dan implementasinya
  2. Mampu mengembangkan kepribadian, berpola pikir kritis holistic dan inovatif dalam mengintegrasikan aspek rekayasa (engineering) dan pabrikasi (manufacturing)
  3. Mampu mengembangkan kepekaan (sensitivity) dalam mengenali permaslahan serta pemecahan masalah (problem solving) dalam bidang agroindustri
  4. Mampu membangun jejaring (networking) dalam menumbuhkembangkan jiwa wirausaha (entrepreneurship) yang mandiri dan berkelanjutan
  5. Mampu menguasai dasar-dasar pengembangan ilmu manajemen dan sistem industri khususnya di bidang pertanian maupun yang terkait dengannya
  6. Mampu melakukan quality control atas produk agroindustri terutama pembakuan mutu dan sistem manajemen mutu.

Sistem Perkuliahan

Pelaksanaan pendidikan di Prodi Agroindustri UNU dilaksanakan dengan menggunakan Sistem Kredit Semester (SKS), yaitu sebuah sistem yang mengatur perencanaan, penyusunan dan pelaksanaan program pendidikan dengan menggunakan kredit perkuliahan dan kredit praktikum sebagai tolok ukur beban pendidikan. Setiap mata kuliah dan praktikum diberi bobot sesuai dengan keperluan untuk memenuhi [encapaian tujuan pendidikan. Dalam sistem kredit, beban studi yang harus diselesaikan oleh mahasiswa pada satu jenjang studi dinyatakan dalam jumlah SKS

Besarnya SKS untuk setiap kegiatan pendidikan seperti kuliah, praktikum, penulisan laporan penelitian, seminar dan penulisan tugas akhir (skripsi) ditentukan berdasarkan banyaknya satuan waktu (jam) yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan pendidikan tersebut. Besarnya SKS tersebut adalah sebagai berikut :

  1. SKS Kuliah. Satu SKS kuliah setara dengan kegiatan pendidikan selama 3 (tiga) jam dalam satu minggu. Dalam satu semester ada 16 minggu, maka satu SKS sama dengan 48 jam kegiatan pendidikan.

    Bagi mahasiswa, tiga jam kegiatan pendidikan dalam satu minggu ( 1 SKS ) dapat terdiri dari 1 jam kuliah yaitu tatap muka terjadwal maupun tidak terjadwal dengan dosen, ditambah satu jam pekerjaan yang direncanakan oleh dosen namun tidak terjadwal misalnya penyelesaian pekerjaan rumah, take home test, penulisan karangan dan sejenisnya.

    Bagi dosen, satu SKS dapat terdiri dari satu jam kuliah terjadwal maupun tidak terjadwal, satu jam perencanaan kegiatan bersama mahasiswa dan satu jam lain untuk pengembangan materi subyek kuliah.

  2. SKS Penelitian. Penelitian ini terutama untuk menunjang penyelesaian tugas akhir mahasiswa yaitu penulisan skripsi. Satu SKS penelitian adalah sebesar 64 – 80 jam dalam satu semester. Dengan demikian penelitian skripsi oleh mahasiswa untuk memperoleh gelar sarjana adalah sebesar 5 sampai 6 SKS.